Apa Itu Pembagian sebagai Pengurangan Berulang?
Pembagian pada bilangan cacah dapat dipahami sebagai proses mengurangi secara berulang sampai habis.
Contoh sederhana:
👉 “20 ÷ 4” berarti mengurangi angka 20 sebanyak mungkin dengan nilai 4 sampai hasilnya 0.
Karena itu, pembagian dipelajari setelah siswa memahami pengurangan berulang pada kelas 3 dan diperdalam pada kelas 4.
Dalam BSE Matematika SD, materi ini terdapat pada:
-
Bab Operasi Hitung Bilangan Cacah – Subbab Pembagian (BSE Matematika SD Kelas 3/4).
-
Letaknya biasanya berada setelah subbab Perkalian.

Mengapa Pembagian Dipahami sebagai Pengurangan Berulang?
Karena pembagian adalah proses membagi bilangan menjadi kelompok yang sama besar.
Daripada langsung membaginya, siswa dapat memahami bahwa pembagian:
-
adalah pengurangan berulang,
-
menghitung berapa kali suatu bilangan dapat dikurangi oleh bilangan lainnya.
Ini sangat membantu siswa yang baru belajar konsep pembagian.
Contoh Operasi Pembagian sebagai Pengurangan Berulang
1. Contoh dasar
Misal:
12 ÷ 3
Kurangi 12 dengan 3 secara berulang:
-
12 – 3 = 9
-
9 – 3 = 6
-
6 – 3 = 3
-
3 – 3 = 0
Banyaknya pengurangan = 4 kali,
maka:
✅ 12 ÷ 3 = 4
2. Contoh kehidupan sehari-hari
Cerita:
Ibu memiliki 20 kue. Setiap kotak hanya dapat diisi 5 kue.
Berapa kotak yang dapat terisi penuh?
Pengurangan berulang:
-
20 – 5 = 15
-
15 – 5 = 10
-
10 – 5 = 5
-
5 – 5 = 0
Ada 4 pengurangan, maka:
✅ Ibu dapat mengisi 4 kotak
3. Contoh bilangan lebih besar
45 ÷ 9
-
45 – 9 = 36
-
36 – 9 = 27
-
27 – 9 = 18
-
18 – 9 = 9
-
9 – 9 = 0
Ada 5 langkah pengurangan, maka:
✅ 45 ÷ 9 = 5
Pentingnya Konsep Ini
Memahami pembagian sebagai pengurangan berulang membantu siswa:
-
mengetahui bahwa pembagian adalah kebalikan dari perkalian
-
menyelesaikan soal cerita sehari-hari, seperti membagi makanan, barang, atau kelompok
-
berpikir matematis secara bertahap—dari konkret ke abstrak
-
siap mempelajari pembagian bilangan besar atau bersisa
Baca juga artikel selanjutnya!!
