Menggunakan Media Benda Konkret untuk Pembelajaran
Pembelajaran matematika sering dianggap sulit oleh sebagian siswa karena bersifat abstrak. Oleh karena itu, guru perlu menghadirkan media benda konkret agar konsep lebih mudah dipahami. Dengan menggunakan benda nyata, anak dapat mengamati, memegang, dan memanipulasi objek sehingga terbentuk pemahaman yang lebih mendalam.
Manfaat Media Benda Konkret
- Membantu siswa memahami konsep abstrak dengan lebih nyata.
- Meningkatkan minat belajar karena melibatkan aktivitas langsung.
- Menghubungkan pelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
Contoh Penggunaan
Misalnya, ketika mengajarkan operasi penjumlahan, guru dapat menggunakan kancing atau stik es krim.
Contoh Operasi:
Ani memiliki 3 stik es krim, lalu Budi menambahkan 2 stik lagi. Berapa jumlah stik mereka?
Dituliskan dalam bentuk operasi matematika:
3+2=53 + 2 = 5
Jadi, jumlah stik es krim yang dimiliki Ani dan Budi adalah 5.
Rujukan dari BSE
Materi penggunaan benda konkret untuk penjumlahan dan pengurangan diperkenalkan di BSE Matematika SD/MI Kelas I Kurikulum 2013, pada Bab 2 Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan, halaman 21-23.
