Menggambar Garis Bilangan
Garis bilangan adalah salah satu alat bantu penting dalam matematika untuk memahami konsep bilangan, operasi hitung, serta hubungan antarbilangan. Garis bilangan digambarkan sebagai sebuah garis lurus yang memiliki titik-titik berjarak sama, dengan setiap titik mewakili bilangan tertentu. Biasanya, garis bilangan dimulai dari nol di tengah, kemudian bilangan positif berada di sebelah kanan, dan bilangan negatif di sebelah kiri.

Dengan menggunakan garis bilangan, siswa dapat lebih mudah memahami operasi penjumlahan, pengurangan, maupun perbandingan bilangan. Misalnya, ketika melakukan penjumlahan, kita dapat bergerak ke arah kanan sejauh bilangan yang ditambahkan. Sedangkan untuk pengurangan, kita bergerak ke arah kiri.
Contoh Operasi dengan Garis Bilangan
- Penjumlahan
Misalkan menghitung 3+23 + 2.- Mulai dari angka 3 pada garis bilangan.
- Lalu melangkah 2 langkah ke kanan.
- Hasilnya berhenti di angka 5.
Jadi, 3+2=53 + 2 = 5.
- Pengurangan
Misalkan menghitung 6−46 – 4.- Mulai dari angka 6 pada garis bilangan.
- Lalu melangkah 4 langkah ke kiri.
- Hasilnya berhenti di angka 2.
Jadi, 6−4=26 – 4 = 2.
- Bilangan Negatif
Misalkan menghitung −2+3-2 + 3.- Mulai dari angka -2.
- Lalu melangkah 3 langkah ke kanan.
- Hasilnya berhenti di angka 1.
Jadi, −2+3=1-2 + 3 = 1.
Penggunaan garis bilangan juga membantu siswa dalam memahami konsep nilai mutlak, bilangan negatif, serta perbandingan bilangan mana yang lebih besar atau lebih kecil.
Sumber Referensi
Materi mengenai garis bilangan dapat ditemukan dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika Kelas 2 SD, Kurikulum 2006 yang masih relevan dengan kurikulum terbaru.
- Judul buku: Matematika untuk SD/MI Kelas II
- Penulis: Tim BSE Depdiknas
- Halaman: 27–29
