Membuat Pola Anyaman dengan Kertas Warna
Anyaman adalah salah satu bentuk karya seni yang dapat digunakan untuk melatih keterampilan motorik halus sekaligus memahami konsep matematika sederhana. Dengan menggunakan kertas warna, siswa dapat belajar tentang pola, keteraturan, dan simetri. Kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya ketelitian dalam menyusun suatu bentuk agar hasilnya rapi dan indah.
Dalam matematika, pola anyaman dapat dikaitkan dengan konsep barisan dan pola bilangan. Misalnya, setiap selang satu kertas masuk dan keluar secara teratur mengikuti urutan tertentu. Hal ini melatih siswa mengenali pola berulang (repetisi) serta memahami keteraturan dalam sebuah susunan.
Contoh Operasi
Misalkan kita membuat pola anyaman dengan 2 warna kertas, yaitu biru dan merah.
- Barisan pertama: biru masuk, merah keluar, biru masuk, merah keluar → Pola: B – M – B – M
- Barisan kedua: merah masuk, biru keluar, merah masuk, biru keluar → Pola: M – B – M – B
- Barisan berikutnya mengulang pola sesuai urutan.
Jika kita hitung jumlah kotak yang tertutup oleh kertas biru dalam 4 baris dan 4 kolom:
- Pola baris ganjil = 2 kotak biru
- Pola baris genap = 2 kotak biru
Maka jumlah total kotak biru = 4 baris × 2 kotak = 8 kotak biru. 
Dengan cara ini, siswa belajar menghitung, mengenali pola, serta menyusun bentuk simetris.
Sumber
Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika SD Kelas 3 – Matematika untuk SD/MI Kelas III, Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 2008, Bab Pola dan Bilangan, hlm. 56–58.
