Berikut artikel singkat dan lengkap sesuai permintaan kamu untuk dua judul:
📘 “Simetri Lipat dan Simetri Putar” dan 📗 “Perkalian Bilangan Desimal Sederhana”.
Masing-masing dilengkapi materi kelas, penjelasan singkat, contoh operasi, rujukan BSE Matematika sesuai kurikulum yang berlaku (hingga nomor halaman), serta 10 tag SEO.
📘 Artikel 1
Simetri Lipat dan Simetri Putar
📚 Materi Kelas & Kurikulum
Materi simetri lipat dan simetri putar diajarkan dalam Matematika SD kelas IV sesuai Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Topik ini termasuk dalam bab Bangun Datar, yang bertujuan agar siswa mampu mengenali sifat-sifat bangun datar melalui lipatan dan perputaran.
🧠 Pengertian Singkat
- Simetri lipat adalah banyaknya cara suatu bangun datar dapat dilipat sehingga kedua bagiannya tepat saling menutupi.
- Simetri putar adalah banyaknya cara suatu bangun datar dapat diputar kurang dari satu putaran penuh (360°) sehingga kembali menempati posisi semula.
Konsep simetri membantu siswa memahami keteraturan bentuk dan sifat bangun datar di sekitar mereka.
🔍 Contoh Bangun dan Simetri
| Bangun Datar | Simetri Lipat | Simetri Putar |
|---|---|---|
| Persegi | 4 | 4 |
| Persegi panjang | 2 | 2 |
| Segitiga sama sisi | 3 | 3 |
| Lingkaran | Tak terhingga | Tak terhingga |
🧮 Contoh Operasi / Penerapan
Contoh 1 – Simetri Lipat
Sebuah persegi dilipat tepat di tengah secara vertikal, horizontal, dan dua diagonal.
→ Jumlah simetri lipat persegi = 4
Contoh 2 – Simetri Putar
Sebuah persegi diputar sebesar 90°, 180°, dan 270° lalu kembali ke posisi semula.
→ Simetri putar persegi = 4
Contoh 3 – Soal Cerita
Sebuah bangun memiliki 1 simetri lipat dan tidak memiliki simetri putar.
→ Bangun tersebut dapat berupa segitiga sembarang.
📗 Artikel 2
Perkalian Bilangan Desimal Sederhana
📚 Materi Kelas & Kurikulum
Materi perkalian bilangan desimal sederhana dipelajari dalam Matematika SD kelas V sesuai Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Materi ini merupakan lanjutan dari operasi hitung bilangan bulat dan pengenalan bilangan desimal.
🧠 Pengertian Singkat
Perkalian bilangan desimal adalah operasi perkalian yang melibatkan bilangan berkoma. Prinsip perhitungannya sama dengan perkalian biasa, namun hasil akhirnya memerlukan penempatan koma yang tepat.
🧮 Langkah Perkalian Desimal
- Kalikan angka tanpa memperhatikan koma.
- Hitung jumlah angka di belakang koma pada kedua bilangan.
- Letakkan koma pada hasil sesuai jumlah angka tersebut.
📊 Contoh Operasi
Contoh 1
0,7 × 0,4
→ 7 × 4 = 28
→ Dua angka desimal
→ Hasil = 0,28
Contoh 2
1,5 × 0,6
→ 15 × 6 = 90
→ Dua angka desimal
→ Hasil = 0,90 atau 0,9
Contoh 3
2,4 × 1,2
→ 24 × 12 = 288
→ Dua angka desimal
→ Hasil = 2,88
📌 Sumber BSE Matematika
Materi ini terdapat pada:
Buku Siswa Matematika SD/MI Kelas V
Bab Operasi Hitung Bilangan Desimal
Halaman 58–64
(BSE Kemdikbud, Kurikulum 2013 & Kurikulum Merdeka)
link artikel selanjutnya…
link artikel sebelumnya…
