Proyek Mini: Membuat Diorama dengan Bangun Ruang
Membuat diorama merupakan salah satu cara kreatif untuk belajar matematika, khususnya pada materi bangun ruang. Diorama adalah miniatur atau tiruan sebuah objek dalam bentuk tiga dimensi yang biasanya digunakan untuk memperjelas suatu peristiwa, pemandangan, atau rancangan. Dalam pembuatan diorama, kita dapat menggunakan berbagai bangun ruang seperti kubus, balok, prisma, tabung, dan limas.
Contoh Operasi
Misalnya, kita ingin membuat diorama rumah sederhana. Rumah tersebut dapat dibentuk dari:
- Balok sebagai bangunan utama dengan ukuran panjang 12 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 10 cm.
- Volume balok = p × l × t = 12 × 8 × 10 = 960 cm³.
- Limas segitiga sebagai atap dengan ukuran alas 12 cm, tinggi segitiga alas 8 cm, dan tinggi limas 6 cm.
- Luas alas segitiga = ½ × a × t = ½ × 12 × 8 = 48 cm².
- Volume limas = ⅓ × luas alas × tinggi = ⅓ × 48 × 6 = 96 cm³.
Maka, volume total rumah mini dari diorama = 960 + 96 = 1.056 cm³.

Dengan cara ini, siswa dapat belajar menghitung volume dan luas permukaan bangun ruang secara langsung sambil berkreasi membuat karya.
Sumber
Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika Kelas VI, Kementerian Pendidikan Nasional, Bab “Bangun Ruang”, hal. 108–110.
