Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan dengan Penyebut Sama
Pecahan terdiri dari pembilang (angka di atas) dan penyebut (angka di bawah). Ketika dua pecahan memiliki penyebut yang sama, maka operasi hitung menjadi lebih mudah.
Aturannya adalah:
Untuk penjumlahan pecahan, jumlahkan pembilangnya, sedangkan penyebut tetap.
Untuk pengurangan pecahan, kurangkan pembilangnya, sedangkan penyebut tetap.
Rumus umum:
a/c + b/c = (a + b)/c
a/c – b/c = (a – b)/c
Contoh Soal Penjumlahan Pecahan
3/7 + 2/7 = (3 + 2)/7 = 5/7
Artinya, jika kita memiliki 3/7 bagian kue dan ditambah lagi 2/7 bagian kue, maka totalnya menjadi 5/7 bagian kue.
4/9 + 1/9 = (4 + 1)/9 = 5/9
Contoh Soal Pengurangan Pecahan
6/9 – 4/9 = (6 – 4)/9 = 2/9
Jika kita memiliki 6/9 liter air dan digunakan 4/9 liter, maka sisanya adalah 2/9 liter.
7/8 – 3/8 = (7 – 3)/8 = 4/8 = 1/2
Pentingnya Menguasai Operasi Pecahan
Menguasai penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut sama sangat penting karena menjadi fondasi untuk materi selanjutnya, seperti:
Penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut berbeda.
Perkalian dan pembagian pecahan.
Penerapan pecahan dalam soal cerita kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pemahaman konsep ini juga melatih logika, ketelitian, dan keterampilan berhitung yang dibutuhkan dalam berbagai bidang, mulai dari sains, ekonomi, hingga teknologi.
Sumber Belajar
Materi ini dapat dipelajari lebih lengkap pada Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika Kelas V SD/MI, yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Pembahasan khusus mengenai penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut sama terdapat pada halaman 34–35.
Kesimpulan
Penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut sama adalah langkah awal untuk memahami operasi pecahan. Prinsipnya sederhana: cukup menjumlahkan atau mengurangkan pembilang, sementara penyebut tetap. Dengan banyak berlatih, siswa akan lebih mudah memahami konsep pecahan dan siap menghadapi materi pecahan yang lebih kompleks.
