Menyusun Angka 1 sampai 20 dengan Balok
Pendahuluan
Menyusun angka 1 sampai 20 dengan balok adalah aktivitas pembelajaran konkret yang membantu siswa memahami konsep bilangan serta urutan bilangan. Dengan menggunakan balok (atau media konkret lain seperti stik, batu kecil, kartu), siswa dapat:
- Menyusun urutan bilangan dari 1 ke 20
- Mengenali lambang bilangan (angka)
- Membandingkan banyak benda
- Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan dalam batas 20
Media konkret seperti balok sangat efektif terutama untuk kelas rendah agar siswa tidak sekadar menghafal, melainkan memahami jumlah secara nyata.

Landasan Kurikulum & Sumber BSE / Modul yang Relevan
Dalam Modul Ajar Kurikulum Merdeka untuk matematika SD Fase A (kelas rendah), disebutkan bahwa peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20.
Modul tersebut juga menjelaskan bahwa media seperti balok (atau stik, kartu) dapat digunakan sebagai sarana konkret dalam aktivitas operasi bilangan.
Adapun buku BSE “Matematika – Buku Siswa Kelas I” memuat pengenalan bilangan dari 1 sampai 20, nama dan lambang bilangan, serta urutan bilangan. (Lihat “Belajar Bilangan 1-20”)
Langkah Kegiatan: Menyusun & Mengenal
- Siapkan 20 balok berwarna atau berbeda bentuk
- Berikan siswa beberapa balok (misalnya 12 balok) dan mintalah menyusunnya berurutan dari 1 sampai 12
- Kemudian, tampilkan kartu angka 1 sampai 20, dan minta siswa mencocokkan tiap balok dengan angka
- Ulangi dengan jumlah balok berbeda (misalnya 15, 18) hingga siswa terbiasa menyusun sampai 20
- Guru dapat memperagakan cara menyusun dari 20 ke 1 juga (menyusut)
Dengan kegiatan ini, siswa mengenal urutan bilangan, menempatkan lambang angka, serta mendapatkan pemahaman kuantitas balok = angka.
Contoh Operasi dengan Balok (dalam batas 1 sampai 20)
Berikut beberapa contoh operasi sederhana yang bisa dilakukan menggunakan balok:
| Soal | Cara menggunakan balok | Penyelesaian | Jawaban |
|---|---|---|---|
| 7 + 5 = ? | Siapkan 7 balok + 5 balok, gabungkan lalu hitung total | Gabungkan kedua kelompok balok dan hitung satu-satu | 12 |
| 15 – 4 = ? | Siapkan 15 balok, ambil 4 balok, lalu hitung sisa | Siswa menarik balok 4 buah, hitung yang tersisa | 11 |
| 8 + 9 = ? | Gabungkan 8 balok dan 9 balok, hitung bersama | Bisa dikelompokkan 10 + (8+9–10) agar lebih cepat | 17 |
| 13 – 7 = ? | Siapkan 13 balok, ambil 7 balok, hitung yang tertinggal | Siswa memisah 7 balok, lalu hitung balok yang tersisa | 6 |
Catatan strategi:
Untuk operasi penjumlahan, siswa bisa menggunakan strategi “mengelompokkan ke 10 dulu” (misalnya, dari 8 + 9, ambil 2 balok dari 9 untuk membuat 10 bersama 8, lalu tambahkan sisa) — strategi ini sering ditunjukkan dalam modul ajar sebagai cara membantu siswa berpikir lebih cepat.
Kesimpulan
Menyusun angka 1 sampai 20 dengan balok adalah aktivitas pembelajaran konkret yang sangat berguna untuk membangun pemahaman bilangan dasar pada siswa kelas rendah. Selain mengenalkan urutan dan lambang bilangan, media balok juga mendukung siswa dalam melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan dalam batas 20 secara nyata.
Sumber Referensi (BSE / Modul / Buku Siswa):
- Modul Ajar Matematika Kurikulum Merdeka (Fase A) – operasi bilangan sampai 20 menggunakan benda konkret (balok, stik)
- Buku “Belajar Bilangan 1-20” (Buku Siswa / rangkuman BSE) – pengenalan nama dan lambang angka 1 sampai 20
