🧵 Mengukur Keliling Benda Bulat dengan Benang
📌 Pendahuluan
Mengukur keliling benda bulat adalah salah satu konsep dasar dalam matematika dan sains. Benda bulat, seperti gelas, piring, atau tutup botol, tidak memiliki sisi lurus sehingga sulit diukur dengan penggaris. Salah satu cara sederhana adalah menggunakan benang. Metode ini membantu siswa memahami hubungan antara keliling dan diameter lingkaran.
🧠 Langkah-Langkah Mengukur Keliling
Siapkan alat:
Benang (atau pita fleksibel)
Penggaris
Benda bulat (misalnya gelas)
Lilitkan benang di sekeliling benda bulat tepat satu putaran.
Tandai titik awal dan akhir benang.
Bentangkan benang di atas penggaris.
Baca panjangnya: Panjang ini adalah keliling lingkaran.
Metode ini digunakan untuk menunjukkan bahwa keliling lingkaran
C
C berkaitan dengan diameternya
d
d melalui rumus:
C
=
π
×
d
C=π×d
📖 (Sumber: BSE Matematika SMP Kelas VIII Kurikulum 2013 Revisi, Bab Lingkaran, halaman 162–163)
🌟 Contoh Operasi Mengukur
Misalkan kamu memiliki gelas dengan diameter 7 cm.
Gunakan benang untuk mengukur keliling, lalu bentangkan dan ukur panjangnya.
Atau gunakan rumus:
C
=
π
×
d
=
3,14
×
7
=
21,98
cm
C=π×d=3,14×7=21,98 cm
✅ Jadi keliling gelas kira-kira 22 cm.
✨ Contoh Soal (Bisa Disalin)
Soal:
Seorang siswa menggunakan benang untuk mengukur keliling sebuah piring. Setelah diukur, panjang benang adalah 31,4 cm. Hitunglah diameter piring tersebut! (
π
=
3,14
π=3,14)
Jawaban:
C
=
π
×
d
C=π×d
31,4
=
3,14
×
d
31,4=3,14×d
d
=
31,4
3,14
=
10
cm
d=
3,14
31,4
=10 cm
✅ Diameter piring adalah 10 cm.
📚 Manfaat Pembelajaran Ini
Memberikan pengalaman nyata kepada siswa 🌍
Membantu menghubungkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari 🍽️
Melatih keterampilan mengukur dan memahami konstanta

https://contekan.web.id/proyek-menghitung-biaya-bahan-untuk-proyek-kesenian/
