Mengukur Kapasitas Air dengan Botol Bekas
Mengukur kapasitas merupakan salah satu cara memahami konsep volume dalam kehidupan sehari-hari. Kapasitas biasanya diukur dalam satuan liter (L) atau mililiter (mL). Untuk membantu siswa memahami, kegiatan sederhana dapat dilakukan dengan menggunakan botol bekas sebagai alat ukur.
Mengapa Botol Bekas?
Botol bekas minuman sering memiliki ukuran tertentu, misalnya 600 mL atau 1 liter. Dengan botol ini, siswa dapat berlatih mengukur kapasitas air secara nyata tanpa harus menggunakan gelas ukur. Kegiatan ini juga mengajarkan pemanfaatan kembali barang bekas untuk pembelajaran.
Contoh Operasi
Misalkan kita memiliki ember berisi air, dan botol bekas ukuran 600 mL. Jika air dalam ember dapat dituangkan sebanyak 5 kali penuh ke dalam botol tersebut, maka kapasitas air di ember adalah:
5×600 mL=3000 mL=3 L
Artinya, ember tersebut dapat menampung 3 liter air.
Kesimpulan
Mengukur kapasitas dengan botol bekas merupakan kegiatan yang mudah, hemat, serta membantu siswa memahami hubungan antara mililiter dan liter. Melalui praktik langsung, konsep volume air akan lebih mudah dipahami.
📚 Sumber: BSE Matematika Kelas III SD/MI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Edisi Revisi 2018, hal. 120–121.
