Menggunakan Permainan Tradisional untuk Belajar Berhitung
Permainan tradisional tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi media efektif untuk belajar berhitung. Misalnya, permainan engklek, congklak, atau petak umpet dapat dilatih menjadi sarana belajar matematika sederhana. Anak-anak bisa mengasah kemampuan berhitung melalui aktivitas yang mereka sukai, sehingga pembelajaran terasa lebih alami dan menyenangkan.
Contoh Operasi
Dalam permainan congklak, setiap pemain membagi biji ke dalam lubang. Misalnya ada 7 lubang dan masing-masing diisi 5 biji. Anak dapat belajar perkalian:
7×5=357 \times 5 = 35
Artinya, jumlah seluruh biji adalah 35 buah. Selain itu, anak juga bisa belajar pengurangan saat memindahkan biji ke lubang lain.
Sumber
BSE Matematika SD/MI Kelas III, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2008, hlm. 45–46 (Materi: Perkalian sebagai penjumlahan berulang).
