Menerapkan Perkalian Dua Digit pada Masalah Nyata

Perkalian dua digit adalah operasi matematika di mana kedua bilangan pengali memiliki dua digit (misalnya 12 × 34, 45 × 67, dsb.). Materi ini penting dalam matematika SD/MI karena membantu siswa memahami pengalihan bilangan besar, estimasi, serta penerapannya dalam konteks sehari-hari.
Dalam kurikulum saat ini, buku Matematika untuk kelas 4 SD/MI mencakup materi “Operasi perkalian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda konkret, gambar dan simbol” sebagai bagian dari Bab Bilangan Cacah.
Pada halaman-halaman buku siswa, misalnya, terdapat pembahasan tentang perkalian dua digit dan cara bersusun panjang (dan pendek) dengan contoh seperti:
“4 × 21 = 21 + 21 + 21 + 21 = 84” dan “cara susun: 21 × 4 = 84” pada Bab Operasi Hitung Bilangan. (AnyFlip)
Contoh Operasi & Masalah Nyata
Contoh 1: Perkalian Dua Digit Sederhana
Misalnya:
24 × 13
Cara bersusun:
24
× 13
------
72 ← 24 × 3
+ 240 ← 24 × 10 (karena 10 bagian dari 13)
------
312
Jadi, 24 × 13 = 312.
Contoh 2: Masalah Nyata
Pak Budi membeli 27 kotak gula. Setiap kotak berisi 35 bungkus gula. Berapa bungkus gula yang dibeli Pak Budi keseluruhan?
Operasi matematika:
- Pengali 1: 27 (kotak)
- Pengali 2: 35 (bungkus per kotak)
Perkalian:
27
× 35
------
135 ← 27 × 5
+ 540 ← 27 × 30 (karena 30 bagian dari 35)
------
945
Jadi, Pak Budi membeli 945 bungkus gula.
Kaitannya dengan Buku BSE & Halaman
- Buku Matematika SD/MI Kelas IV BSE, Bab “Operasi Hitung Bilangan” menyertakan konsep perkalian dan penggunaan cara susun pendek dan panjang, contoh sederhana dua digit × satu digit dan dua digit × dua digit.
- Contoh soal perkalian dua digit dengan satu digit dan dengan dua digit juga terdapat di buku latihan dalam bagian “Ayo Berlatih”. Misalnya halaman sekitar 43 dalam Buku Siswa Matematika Kelas IV terdapat soal “perkalian susun” seperti 32 × 3, 24 × 2, dsb.
Ilustrasi
[Ilustrasi Gambar]
Kotak Gula Kotak-Kotak Gula
┌─────┐ ┌─────┐ … (27 kotak)
│■■■■■│
└─────┘
Masing-masing kotak = 35 bungkus gula
Total bungkus = 27 × 35 = 945 bungkus
Operasi bersusun:
27
× 35
______
135 ← 27 × 5
+ 540 ← 27 × 30
_______
945
(Ilustrasi berupa gambar kotak gula yang berulang, dan operasi bersusunnya.)
Manfaat & Tips Pembelajaran
- Mengaitkan dengan pengalaman nyata (seperti pembelian, pengemasan barang, atau distribusi) membantu siswa memahami “kenapa” perkalian dua digit digunakan.
- Gunakan benda nyata atau gambar (konkret) agar siswa bisa melihat konsep “kelipatan” dan “pengelompokan”.
- Latih cara susun pendek dan panjang agar siswa bisa memilih metode yang paling efisien dan jelas bagi mereka.
Kesimpulan
Menerapkan perkalian dua digit dalam masalah nyata memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep operasi bilangan dan relevansi matematika dalam kehidupan sehari-hari. Buku BSE Matematika kelas IV mengandung materi dan contoh yang mendukung hal ini, termasuk soal latihan di halaman sekitar 43 dan bagian “Ayo Berlatih” pada Bab Operasi Hitung Bilangan. Dengan pengajaran yang mengaitkan konteks nyata dan latihan susun, siswa dapat lebih mahir dalam menghitung dan memahami konsep dasar perkalian.
Sumber
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV, BSE/Kemdikbud, Bab Operasi Hitung Bilangan (“Operasi perkalian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda konkret, gambar dan simbol”)
- Buku Siswa Matematika Kelas IV, BSE / Buku Teks Kurikulum Merdeka, terutama bagian “Operasi Hitung Bilangan — Perkalian Dua Digit” dan “Ayo Berlatih” (halaman ~43)
