🎬 Menentukan KPK dari Nomor Kursi Bioskop
Dalam kehidupan sehari-hari, konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) sering dipakai, salah satunya saat menentukan penomoran kursi bioskop. Misalnya, dua baris kursi memiliki pola penomoran tertentu dan kita ingin tahu pada nomor kursi berapa pola itu akan berulang bersamaan 🔢.
KPK adalah bilangan kelipatan bersama terkecil dari dua bilangan atau lebih.
✨ Langkah Menentukan KPK
Tentukan dua bilangan (misal pola kursi A = 6, kursi B = 8).
Tulis kelipatan masing-masing:
Kelipatan 6: 6, 12, 18, 24, 30, 36, 42, 48…
Kelipatan 8: 8, 16, 24, 32, 40, 48…
Temukan kelipatan yang sama terkecil → 24 ✅.
📌 Contoh Operasi
Contoh 1:
Baris A = kursi bernomor kelipatan 5
Baris B = kursi bernomor kelipatan 7
KPK = 35 ✅
Artinya, nomor kursi 35 adalah nomor pertama di mana pola keduanya bertemu.
Contoh 2:
Kelipatan 4: 4, 8, 12, 16, 20, 24…
Kelipatan 6: 6, 12, 18, 24, 30…
KPK = 12 ✅
✏️ Contoh Soal (bisa disalin)
1. Dalam bioskop, kursi baris X bernomor kelipatan 9 dan baris Y bernomor kelipatan 12. Tentukan KPK-nya dan jelaskan artinya.
2. Dua pola kursi memiliki kelipatan 8 dan 10. Pada nomor kursi berapa pola itu bertemu untuk pertama kali?
3. Kelipatan 15 dan 20 digunakan untuk menandai kursi khusus. Hitung KPK-nya.
📑 Sumber
BSE Matematika Kelas 5 SD/MI – Kemendikbud RI, Bab “Kelipatan Persekutuan Terkecil”, halaman 56–58.
