🔢 Menentukan Bilangan Prima dengan Saringan Eratosthenes
Bilangan prima adalah bilangan bulat lebih dari 1 yang hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Contoh: 2, 3, 5, 7, 11… Untuk menemukan bilangan prima dengan cepat, kita dapat menggunakan Saringan Eratosthenes ✨.
Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh matematikawan Yunani kuno, Eratosthenes, dan masih digunakan hingga sekarang karena sederhana dan efektif 📜.
✨ Langkah-Langkah Menggunakan Saringan Eratosthenes
Tulis semua bilangan dari 2 hingga n (misalnya hingga 50).
Tandai kelipatan 2 (kecuali 2 itu sendiri).
Temukan bilangan berikutnya yang belum ditandai (3), lalu tandai semua kelipatannya.
Ulangi langkah ini untuk bilangan berikutnya (5, 7, …) hingga selesai.
Bilangan yang tidak ditandai adalah bilangan prima ✅.
📌 Contoh Operasi
Misalnya kita ingin mencari bilangan prima dari 1–30:
Bilangan: 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, …, 30
– Tandai kelipatan 2: 4, 6, 8, 10, …, 30
– Tandai kelipatan 3: 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30
– Bilangan berikutnya (5), tandai kelipatan 5: 10, 15, 20, 25, 30
Sisa yang tidak ditandai: **2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29** ✅
✏️ Contoh Soal (bisa disalin)
1. Gunakan Saringan Eratosthenes untuk menentukan bilangan prima antara 1 dan 50.
2. Tentukan bilangan prima antara 1 dan 100 menggunakan metode Saringan Eratosthenes.
3. Jelaskan mengapa bilangan 15 bukan bilangan prima dengan menggunakan langkah-langkah saringan.
📑 Sumber
BSE Matematika Kelas 5 SD/MI – Kemendikbud RI, Bab “Bilangan Prima dan Komposit”, halaman 92–94.
