Membangun Model Bangun Ruang dari Kertas Karton

Pendahuluan
Dalam pelajaran matematika, khususnya di jenjang SD/MI menurut Kurikulum Merdeka, siswa diharapkan tidak hanya memahami bangun ruang secara teori, tetapi juga mampu membangun model fisiknya. Salah satu cara yang efektif adalah menggunakan kertas karton untuk membuat model/model jaring-jaring bangun ruang seperti kubus, balok, prisma, dll. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengamati sifat-sifat ruang, rusuk, sisi, dan mempelajari konsep luas permukaan dan volume secara lebih konkrit.
Tujuan
- Mengenal berbagai jenis bangun ruang dan bagian-bagiannya (sisi, rusuk, titik sudut).
- Melatih keterampilan menggambar jaring-jaring bangun ruang.
- Menghitung luas permukaan dan volume bangun ruang yang dibuat.
- Melatih kerjasama, kreativitas, dan ketelitian siswa.
Materi Kurikulum (BSE) Relevan
Dari Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kurikulum Merdeka), dijelaskan bahwa salah satu kompetensi geometri yang harus dicapai siswa di akhir Fase C adalah:
“mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya) dan mengenali visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping).”
Meskipun buku tersebut tidak secara eksplisit menyebut membuat model dari karton di halaman-tertentu, tapi aktivitas membangun / mengurai bangun ruang termasuk tugas geometri dan visualisasi yang mendukung kompetensi tersebut.
Langkah-Langkah Kegiatan / Contoh Praktik
Berikut langkah/kegiatan yang bisa diterapkan di kelas:
- Persiapan alat dan bahan
- Kertas karton
- Pensil, penggaris
- Gunting
- Lem atau selotip
- Membuat jaring-jaring bangun ruang
Guru atau siswa menggambar pola jaring-jaring (net) dari bangun ruang seperti kubus atau balok pada karton. Misalnya untuk kubus: 6 persegi, semua ukuran sisi sama, disusun sesuai pola jaring kubus. - Memotong dan Menyusun
Memotong pola jaring yang sudah digambar, kemudian melipat dan menempel sisi-sisi agar menjadi bangun ruang (misalnya kubus atau balok). - Menghitung Luas Permukaan dan Volume
Setelah model jadi, hitung:- Luas permukaan: jumlah luas semua sisi luar.
- Volume: kapasitas ruang di dalam model.
- Refleksi dan diskusi
Membandingkan model-model yang dibuat, membahas kesulitan, kesalahan ukuran, lipatan, dan cara memperbaikinya.
Contoh Operasi
Sebagai contoh, mari ambil model kubus dan balok.
Contoh 1: Kubus dari karton
Misalkan sisi kubus = 5 cm.
- Luas permukaan kubus = 6 × (sisi × sisi)
= 6 × (5 × 5) = 6 × 25 = 150 cm² - Volume kubus = sisi³ = 5 × 5 × 5 = 125 cm³
Contoh 2: Balok dari karton
Misal panjang = 10 cm, lebar = 6 cm, tinggi = 4 cm.
- Luas permukaan balok = 2 × ( (p × l) + (p × t) + (l × t) )
= 2 × ( (10 × 6) + (10 × 4) + (6 × 4) )
= 2 × (60 + 40 + 24) = 2 × 124 = 248 cm² - Volume balok = p × l × t = 10 × 6 × 4 = 240 cm³
Kesimpulan
Membangun model bangun ruang dari kertas karton adalah metode pembelajaran yang efektif untuk:
- Memahamkan konsep geometrik secara konkret.
- Menyambungkan teori dan praktik.
- Menguatkan pemahaman luas permukaan dan volume.
Kegiatan ini sangat mendukung kompetensi geometri di Kurikulum Merdeka, terutama Kompetensi Geometri untuk kelas V yang menyebutkan kegiatan mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya).
Referensi
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V, Kurikulum Merdeka, bab Geometri — terutama bagian kompetensi mengonstruksi dan mengurai bangun ruang.
- Rumus-rumus bangun ruang (luas permukaan & volume) dan contoh soal dari sumber umum (Ruangguru, Detikpedia) sebagai dukungan teori.
