Membandingkan Harga Makanan dengan Perhitungan Persen
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi memilih makanan mana yang lebih ekonomis atau terbaik berdasarkan harga dan kandungan (misalnya berat atau isi jumlahnya). Salah satu cara objektif untuk membandingkannya adalah melalui persentase atau “berapa persen perbedaan” di antara dua opsi.

Konsep Dasar
- Harga per unit: harga makanan dibagi dengan jumlah (berat, isi, volume) memberikan harga per unit.
- Persentase: cara menyatakan rasio antara suatu selisih terhadap nilai acuan dikali 100%. Misalnya, perbedaan harga dibanding harga awal.
- Untung / Rugi Persen: dalam konteks jual-beli, persentase keuntungan atau kerugian dihitung sebagai selisih antara harga jual dan harga beli, dibagi harga beli, dikali 100%. Ini juga berlaku bila membandingkan mana produk lebih “murah” dibanding yang lain.
Rujukan Kurikulum & Sumber BSE
- Materi Aritmetika Sosial, khususnya Keuntungan dan Kerugian, Persentase Untung dan Rugi, terdapat pada Buku Siswa Matematika Kelas VII SMP/MTs Semester 2, Kurikulum 2013 revisi 2017.
- Soal‐soal terkait persentase untung/rugi ada pada halaman 98 Buku BSE Matematika Kelas VII, Nomor soal 18-20.
Contoh Operasi
Misalkan ada dua jenis kemasan snack:
| Kemasan | Berat/Isi | Harga |
|---|---|---|
| Kemasan A | 100 gram | Rp 5.000 |
| Kemasan B | 150 gram | Rp 7.200 |
Kita ingin mengetahui:
- Harga per gram masing-masing kemasan.
- Mana yang lebih murah, dan berapa persen lebih murah dibanding yang lain.
Langkah 1: Hitung harga per gram
- Kemasan A: Rp 5.000 ÷ 100 gram = Rp 50 per gram
- Kemasan B: Rp 7.200 ÷ 150 gram = Rp 48 per gram
Langkah 2: Bandingkan
Kemasan B lebih murah per gram daripada kemasan A.
Langkah 3: Hitung persentasenya
Misalkan kita ambil acuan kemasan A, lalu menghitung berapa persen penghematan jika memilih kemasan B:
Selisih harga per gram = 50 − 48 = Rp 2
Persentase penghematan = (Selisih ÷ harga acuan) × 100%
= (2 ÷ 50) × 100%
= 4%
Jadi, memilih kemasan B menghemat sekitar 4% dibanding kemasan A, apabila dilihat harga per gram.
Contoh Untung / Rugi Persen
Contoh dalam buku BSE:
“Ardi membeli sebuah mesin jahit seharga Rp 150.000,00, kemudian dijual seharga Rp 120.000,00. Tentukan persentase kerugiannya!”
Penyelesaian:
- Harga Beli (HB) = Rp 150.000
- Harga Jual (HJ) = Rp 120.000
- Rugi (R) = HB − HJ = 150.000 − 120.000 = Rp 30.000
- Persentase kerugian = (R ÷ HB) × 100% = (30.000 ÷ 150.000) × 100% = 20%
Kesimpulan
- Membandingkan harga makanan secara efektif bisa lewat harga per unit dan persentase penghematan atau perbedaan.
- Persentase memberikan cara mudah untuk melihat perbedaan relatif, sehingga tidak hanya lihat harga nominal, tapi juga berapa harga tiap unitnya.
- Materi persentase (keuntungan, kerugian, harga per unit) ada dan dibahas di BSE Matematika Kelas VII, hal ~98 soal 18-20. Penting untuk selalu membaca soal dengan baik: apa yang diketahui (“harga beli”, “harga jual”, “isi/berat”) dan apa yang ditanyakan (persentase atau perbandingan).
