Belajar Matematika dengan Metode Montessori
Metode Montessori adalah pendekatan belajar yang menekankan pengalaman langsung melalui alat peraga konkret. Dalam pembelajaran matematika, metode ini membantu anak memahami konsep abstrak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Anak-anak tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga mengerti prosesnya melalui praktik.
Contohnya, ketika belajar penjumlahan, anak dapat menggunakan manik-manik atau balok angka. Misalnya, jika anak ingin menghitung 3 + 2, ia bisa mengambil 3 manik merah lalu menambahkan 2 manik biru, kemudian menghitung jumlahnya menjadi 5 manik. Dengan cara ini, anak belajar bahwa penjumlahan adalah menggabungkan dua kelompok menjadi satu.
Contoh Operasi
- 3 + 2 = 5 (penjumlahan dengan benda konkret)
- 7 – 4 = 3 (pengurangan dengan mengurangi jumlah benda)
Sumber
Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika untuk SD/MI Kelas I, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Edisi Revisi 2017, halaman 18-20 (materi penjumlahan dan pengurangan bilangan).
