Menghitung berat benda merupakan salah satu keterampilan penting dalam pelajaran Matematika kelas 3 SD. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai kegiatan yang berhubungan dengan berat, seperti menimbang buah di pasar, mengukur berat tas sekolah, atau menimbang bahan makanan di dapur. Oleh karena itu, siswa perlu memahami konsep berat benda agar mampu menerapkannya secara nyata.
Berat benda biasanya diukur menggunakan satuan baku, yaitu kilogram (kg) dan gram (g). Alat yang digunakan untuk mengukur berat disebut timbangan. Melalui pembelajaran ini, siswa diajak untuk membandingkan berat benda, menentukan benda yang lebih berat atau lebih ringan, serta melakukan perhitungan sederhana yang berkaitan dengan berat.
Contoh Operasi Menghitung Berat Benda
Penjumlahan berat
Ibu membeli gula seberat 2 kg dan tepung seberat 1 kg.
Berat seluruh belanjaan ibu adalah:
2 kg + 1 kg = 3 kg
Pengurangan berat
Sebuah karung beras memiliki berat 5 kg. Setelah digunakan 2 kg, sisa beras adalah:
5 kg − 2 kg = 3 kg
Perbandingan berat
Berat sebuah buku adalah 300 g dan berat sebuah penghapus adalah 100 g.
Maka, buku lebih berat daripada penghapus.
Dengan memahami cara menghitung berat benda, siswa dapat lebih mudah menyelesaikan soal cerita dan memahami penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Buku Siswa BSE Matematika Kelas III SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018, Bab Pengukuran, halaman 123–127.

