Apa itu Bilangan Cacah & Pengurangan Bilangan Cacah
Bilangan Cacah adalah himpunan bilangan bulat tak negatif: 0, 1, 2, 3, … dan seterusnya.
Pengurangan pada bilangan cacah — Pengurangan — artinya “mengambil” sebagian dari suatu jumlah benda/angka, sehingga jumlah yang tersisa menjadi lebih sedikit. Bila kita punya bilangan cacah aa dan kita kurangi dengan bilangan cacah bb (dengan a≥ba \ge b), maka hasilnya tetap bilangan cacah.
Pengurangan bilangan cacah digunakan dalam kehidupan sehari-hari — misalnya saat menghitung sisa uang kembalian saat belanja, menghitung jumlah barang yang tersisa setelah dipakai, menghitung sisa stok barang, dan lain-lain. Karena itu materi ini jadi bagian penting pada buku resmi Matematika: SD/MI Kelas III dari Buku Sekolah Elektronik (BSE).
Konsep & Aturan Pengurangan Bilangan Cacah
Beberapa poin penting dalam pengurangan bilangan cacah:
-
Bilangan awal (minuend) harus lebih besar atau sama dengan bilangan yang dikurangkan (subtrahend), agar hasilnya tetap bilangan cacah (tidak negatif).
-
Pengurangan bisa dilakukan secara langsung (untuk bilangan kecil) atau dengan cara bersusun (kolom satuan, puluhan, ratusan) kalau bilangan besar — agar memudahkan perhitungan terutama ketika harus “meminjam”.
-
Jika tidak dilakukan dengan benar — misalnya kurang memahami nilai tempat atau “meminjam” — bisa terjadi kesalahan perhitungan.
Dalam buku BSE, pada kelas III, materi “Pengurangan Bilangan Cacah sampai 100” termasuk dalam Bab 1.
Contoh Operasi & Soal Sehari-hari
Contoh langsung (bilangan kecil)
-
7−3=47 – 3 = 4
Misalnya: Siti punya 7 kelereng, lalu memberi 3 ke teman → berapa kelereng yang tersisa? → Sisa 4. -
12−5=712 – 5 = 7
Contoh: Tono memiliki 12 apel, dia makan 5 apel → sisa 7 apel.
Contoh dengan bilangan lebih besar (cara bersusun)
Langkah: kurangi satuan dulu (4 – 8 → tidak bisa, pinjam 1 dari puluhan), lalu lanjutkan ke puluhan, ratusan, dst. Hasil: 156.
Contoh: Ani punya 234 permen, dia bagi 78 permen ke adiknya → berapa sisa permen? → 156 permen.
Contoh soal kehidupan sehari-hari
-
Pak Budi memiliki 50 buah kelereng. Ia memberi 17 kepada temannya. Berapa banyak kelereng yang masih ada di tangan Pak Budi?
→ 50 − 17 = 33 (kelereng tersisa). -
Rina membeli 120 stik cokelat. Setelah diberikan ke saudara dan teman sebanyak 45 stik, berapa stik cokelat yang tersisa?
→ 120 − 45 = 75 stik.
Pentingnya Penguasaan Materi
Menguasai pengurangan bilangan cacah membantu anak-anak untuk:
-
Menghitung sisa barang, uang, waktu atau hal lain dalam kehidupan sehari-hari (misalnya saat belanja, membagi benda, menghitung sisa stok, dll).
-
Memahami struktur bilangan dan nilai tempat—ini penting agar bisa menangani bilangan besar.
-
Menjadi dasar untuk operasi matematika yang lebih kompleks, dan membantu berpikir logis serta sistematis.

