Membandingkan Bilangan Bulat
Membandingkan dua bilangan bulat berarti menentukan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama. Untuk itu kita gunakan simbol:
-
>artinya “lebih besar dari” -
<artinya “lebih kecil dari” -
=artinya “sama dengan”
Aturan dasar:
-
Semua bilangan positif > 0
-
0 > semua bilangan negatif
-
Di antara dua bilangan negatif, yang nilai absolutnya lebih kecil dianggap lebih besar (misalnya –3 > –5) karena –3 berada lebih ke kanan pada garis bilangan dibanding –5.
Contoh:
-
5 > 3 (karena 5 berada di kanan 3)
-
–2 < 1 (karena –2 di kiri 1)
-
–4 < –1 (karena –4 di kiri –1)
-
–3 > –7 (karena –3 lebih dekat ke nol daripada –7)
Kita juga bisa mengurutkan sekelompok bilangan, misalnya dari kecil ke besar:
Contoh: −3, 2, −10 → urutan dari kecil ke besar: −10, −3, 2
Contoh lain: 0, −8, −6, 12 → −8, −6, 0, 12
Mengapa Materi Ini Penting?
-
Dasar Operasi Hitung: Banyak operasi hitung — penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian — di kelas atas atau di kehidupan sehari-hari menggunakan bilangan bulat, termasuk negatif. Memahami bilangan bulat memudahkan menyelesaikan soal dan masalah kontekstual.
-
Kemampuan Membandingkan & Berurutan: Membandingkan dan mengurutkan bilangan membantu siswa memahami konsep nilai, urutan, dan mengevaluasi data atau situasi (misalnya suhu, ketinggian, posisi di bawah/di atas nol, dll)
-
Landasan Matematika Lanjutan: Pemahaman bilangan bulat adalah basis untuk operasi kompleks, pengenalan bilangan negatif, serta materi matematika selanjutnya seperti pecahan, bilangan rasional, dan lainnya.
Contoh Latihan
-
Bandingkan bilangan-bilangan berikut:
-
4 dan –1 → 4 > –1
-
–5 dan –2 → –5 < –2
-
0 dan –3 → 0 > –3
-
-
Urutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar:
-
–8, 5, 0, –3 → –8, –3, 0, 5
-
2, –1, –4, 7, 0 → –4, –1, 0, 2, 7
-

