Membuat Cerita Matematika dari Kehidupan Sehari-hari
Matematika tidak hanya ada di buku pelajaran, tetapi juga di sekitar kita setiap hari. Dengan membuat cerita matematika, siswa belajar menghubungkan konsep hitung dengan pengalaman nyata. Cerita matematika membantu anak berpikir logis, kreatif, dan memahami fungsi matematika dalam kehidupan.
Misalnya, ketika kita pergi ke pasar, kita bisa belajar operasi hitung penjumlahan dan pengurangan secara langsung.
Contoh Cerita dan Operasi:

Cerita:
Rina membeli 3 apel dan 2 jeruk di pasar. Setiap apel harganya Rp2.000,00 dan setiap jeruk Rp3.000,00. Berapa uang yang harus dibayar Rina?
Penyelesaian:
Harga 3 apel = 3 × Rp2.000,00 = Rp6.000,00
Harga 2 jeruk = 2 × Rp3.000,00 = Rp6.000,00
Total = Rp6.000,00 + Rp6.000,00 = Rp12.000,00
Jawaban: Rina harus membayar Rp12.000,00.
Melalui cerita sederhana seperti ini, siswa belajar mengaplikasikan konsep perkalian dan penjumlahan dalam konteks nyata. Guru dapat meminta siswa membuat cerita sendiri dari kegiatan sehari-hari, seperti berbelanja, bermain, atau membantu orang tua.
📚 Sumber:
Buku Siswa Matematika Kelas II SD, Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, halaman 25–26.
simak artikel lainnya di bawah ini
